Tokyo Easy Steak Marinade Recipe :
Ingredients:
1/3 Cup Of Kadoya Pure Sesame Oil
1/3 Cup Of Yuasa Mukashi Shoyu Dark Soy Sauce
1 Large Fresh Minced Garlic Clove
1/3 Cup Of Christian Brothers Dry Sherry
2 Tablespoons Of Raw Clover Honey
2 Tablespoons Of Fresh Grated Ginger Root
1/2 Teaspoon Of McCormick California Style Garlic Powder
1/2 Teaspoon Of Regal Onion Powder
3 Tablespoons Of Fresh Pineapple Juice
1/4 Teaspoon Of Dried Basil
Information:
Serving Size 2
51 Calories Per Serving
3 Grams Of Fat
Preparation Instructions:
To initiate this Tokyo easy Steak marinade recipe, you should take out a small mixing bowl. Next add in the pure sesame oil, dark soy sauce, minced garlic clove, dry sherry, raw clover honey, grated ginger root, garlic powder, onion powder, fresh pineapple juice, and dried basil. Next take out a metal whisk and forcefully stir the ingredients together until the marinade has an even and steady color. Your easy Steak marinade is now ready for use. Feel free to use it with beef Steak, venison, poultry, seafood, pork, or even chicken. Beef and venison will need to marinate for about eight to twelve hours, poultry and seafood for two to four hours, and pork for about six hours. (steakmarinade)
See also :
Sushi
Burger King
Minggu, 14 November 2010
Jumat, 12 November 2010
Soto Campur Pamekasan
Jika Anda penggemar berat Soto, tak ada salahnya mencicipi hidangan yang satu ini. Soto campur lorjuk, Soto yang dicampur dengan kerang pisau yang banyak terdapat diwilayah Pesisir Pemekasan, Madura. Rasanya dijamin gurih dan sedap.
Tidak jauh berbeda dengan Soto pada umumnya, Soto lorjuk juga diberi irisan lontong, bihun, keripik tete dan taburan bawang goreng. Yang membedakan Soto campur lorjuk dengan Soto lainnya hanya pada kuahnya, yakni kuah lorjuk yang gurih karena disajikan bersama lorjuk sejenis kerang pisau yang biasanya hidup dipasir pantai.
Nanang Sofyanto salah seorang penikmat Soto lorjuk mengatakan, rasa Soto lorjuk berbeda dengan Soto lainnya. Karena ada campuran lorjuk serta kuah lorjuk sehingga Soto terasa gurih.
Hanifah penjual Soto campur lorjuk mengatakan, Soto campur lorjuk sangat diminati warga. Setiap hari tidak kurang dari 50 piring Soto dijualnya. Hanifah mengaku mendapatkan bahan baku lorjuk atau kerang pisau dari para nelayan di Pesisir Pantai Bundar Pamekasan.
Bagi Anda penggemar Soto, mungkin tidak ada salahnya bila berkunjung ke Pamekasan Anda bisa mencoba kenikmatan Soto campur lorjuk di Jalan Asem Manis kota Pamekasan. Terlebih lagi dengan hanya uang 4 ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati gurihnya kuah Soto lorjuk. (Ahmad Baehaqi/Dv/Ijs - Indosiar)
Lihat juga :
Sour Sally
Burger King
Tidak jauh berbeda dengan Soto pada umumnya, Soto lorjuk juga diberi irisan lontong, bihun, keripik tete dan taburan bawang goreng. Yang membedakan Soto campur lorjuk dengan Soto lainnya hanya pada kuahnya, yakni kuah lorjuk yang gurih karena disajikan bersama lorjuk sejenis kerang pisau yang biasanya hidup dipasir pantai.
Nanang Sofyanto salah seorang penikmat Soto lorjuk mengatakan, rasa Soto lorjuk berbeda dengan Soto lainnya. Karena ada campuran lorjuk serta kuah lorjuk sehingga Soto terasa gurih.
Hanifah penjual Soto campur lorjuk mengatakan, Soto campur lorjuk sangat diminati warga. Setiap hari tidak kurang dari 50 piring Soto dijualnya. Hanifah mengaku mendapatkan bahan baku lorjuk atau kerang pisau dari para nelayan di Pesisir Pantai Bundar Pamekasan.
Bagi Anda penggemar Soto, mungkin tidak ada salahnya bila berkunjung ke Pamekasan Anda bisa mencoba kenikmatan Soto campur lorjuk di Jalan Asem Manis kota Pamekasan. Terlebih lagi dengan hanya uang 4 ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati gurihnya kuah Soto lorjuk. (Ahmad Baehaqi/Dv/Ijs - Indosiar)
Lihat juga :
Sour Sally
Burger King
Kamis, 11 November 2010
Chicken Fried Steak Dish
Chicken-fried Steak (also known as pan-fried Steak, country-fried Steak or CFS) is a dish consisting of a piece of Steak (tenderized cube steak) coated with seasoned flour and pan-fried. It is associated with Southern U.S. cuisine and hospitality. Its name is likely due to chicken-fried Steak's similarity in preparation to fried chicken, though the dish is also similar to the classic Austrian dish Wiener Schnitzel (known in Latin American cuisine as milanesa), a tenderized veal or beef cutlet, coated with flour, eggs, and breadcrumbs and fried. It is similar to the recipe for Scottish collops. It is generally categorized as a comfort food.
The precise origins of the dish are unclear, but many sources attribute its development to German and Austrian immigrants to Texas in the nineteenth century who brought recipes for Wiener Schnitzel from Europe to the USA. Lamesa, the seat of Dawson County on the Texas South Plains, claims to be the birthplace of chicken-fried steak, as does Bandera, Texas' favorite son, John "White Gravy" Neutzling.
The Virginia Housewife, published in 1838 by Mary Randolph has a recipe for veal cutlets that is one of the earliest recipes for a food like chicken-fried steak. The recipe for what we now know as chicken-fried steak was included in many regional cookbooks by the late nineteenth century. The actual term "chicken-fried Steak" was probably developed in the 1930s. It is possible that the name change for this recipe was due to the war with Germany.
A 1943 American Cookbook recipe for Wiener Schnitzel includes a white salt and pepper cream gravy.
Chicken-fried steak is among numerous popular dishes which make up the official state meal of Oklahoma, added to the list in 1988. (en.wikipedia)
Lihat juga :
Hanamasa
Sushi
The precise origins of the dish are unclear, but many sources attribute its development to German and Austrian immigrants to Texas in the nineteenth century who brought recipes for Wiener Schnitzel from Europe to the USA. Lamesa, the seat of Dawson County on the Texas South Plains, claims to be the birthplace of chicken-fried steak, as does Bandera, Texas' favorite son, John "White Gravy" Neutzling.
The Virginia Housewife, published in 1838 by Mary Randolph has a recipe for veal cutlets that is one of the earliest recipes for a food like chicken-fried steak. The recipe for what we now know as chicken-fried steak was included in many regional cookbooks by the late nineteenth century. The actual term "chicken-fried Steak" was probably developed in the 1930s. It is possible that the name change for this recipe was due to the war with Germany.
A 1943 American Cookbook recipe for Wiener Schnitzel includes a white salt and pepper cream gravy.
Chicken-fried steak is among numerous popular dishes which make up the official state meal of Oklahoma, added to the list in 1988. (en.wikipedia)
Lihat juga :
Hanamasa
Sushi
Makan Ice cream yang membuat sehat
Ice cream rasa apa yang paling Anda suka? Vanilla, cokelat, strawberry, durian, nanas, pisang atau mixed? Ice cream, dari namanya saja terbayang sejuta kelezatannya. Setiap anak pasti suka nikmatnya Ice cream.
Bahkan anak-anak merengek dengan sekuat tenaga saat ingin dibelikan Ice cream. Namun banyak juga orang tua yang melarang anaknya makan Ice cream hanya karena sedang flu atau takut anaknya terlalu gemuk.
Anda berpikir Ice cream membuat flu Anda semakin parah? Atau Anda menghindari Ice cream karena takut gemuk? Wah, kalau begitu Anda rugi sekali. Baca artikel ini sampai habis, karena Ice cream sangat baik untuk kesehatan Anda
Asal Ice cream
Ice cream dikenal sejak zaman Romawi, yaitu pada 400 tahun Sebelum Masehi. Produksi Ice cream secara komersial mulai dilakukan pada abad ke-18, menyusul ditemukannya mesin freezer pada tahun 1846. Pabrik Ice cream pertama dibangun di Baltimore, Amerika Serikat, pada tahun 1851.
Ice cream dapat dikatakan sebagai jenis hidangan paling populer di dunia. Pada tahun 2003, produksi Ice cream dunia mencapai lebih dari satu miliar liter dan dikonsumsi oleh miliaran konsumen per tahun.
Menurut Standar Nasional Indonesia, Ice cream adalah sejenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan tepung Ice cream atau campuran susu, lemak hewani maupun nabati, gula, dan dengan atau tanpa bahan makanan lain yang diizinkan. Di pasaran, Ice cream digolongkan atas kategori economy, good average dan deluxe.
Perbedaan utama dari ketiga jenis Ice cream tersebut terletak pada kandungan lemak susunya. Saat ini di pasaran juga dikenal Ice cream rendah lemak, yaitu Ice cream yang direduksi kandungan lemaknya per takaran saji. Reduksi yang dilakukan umumnya sebesar 25 hingga 50% dari jumlah normal. Jadi, kandungan lemak dalam Ice cream rendah lemak hanya sekitar 2-6%.
Manfaat Ice cream
1. Kandungan kalsium pada Ice cream bermanfaat untuk menjaga kepadatan massa tulang, pencegahan osteoporosis, kanker, serta hipertensi.
2. Bergizi tinggi dan tidak membuat gemuk
Ice cream memang mengandung lemak, terutama lemak jenuh. Hal itu menyebabkan banyak orang menghindari Ice cream karena takut gemuk. Padahal, kontribusi energi Ice cream per takaran saji (satu cangkir) hanya sekitar 10% dari total kebutuhan energi dan kontribusi lemaknya sekitar 15% dari total kebutuhan lemak per hari. Jumlah tersebut termasuk kecil, sehingga kurang pas jika Ice cream dituduh sebagai biang keladi penyebab kegemukan atau obesitas.
3. Tak Menyebabkan Pilek
Ice cream bukan penyebab batuk pilek. Sebab, ketika masuk ke mulut, Ice cream dengan segera akan meleleh. Pelelehan Ice cream dengan cepat dipacu oleh pengaruh suhu tubuh, sehingga saat Ice cream masuk ke kerongkongan suhunya sudah tidak sedingin air es.
4. Antitumor dan HIV
25%-30% kandungan Ice cream adalah susu. Susu tersusun dari Laktoferin, yang memiliki peran sebagai zat pertahanan tubuh non-spesifik terhadap patogen. Laktoferin juga memiliki aktivitas Antiviral, terutama terhadap cytomegalovirus, influenza, dan HIV.
Manis, lezat, bergizi tinggi pula. Apakah Anda masih ragu untuk makan Ice cream? Jangan lupa sajikan Ice cream sebagai kudapan sehat Anda. (untukku.com - benih.net.com)
Lihat juga:
Dim Sum
Sate
Bahkan anak-anak merengek dengan sekuat tenaga saat ingin dibelikan Ice cream. Namun banyak juga orang tua yang melarang anaknya makan Ice cream hanya karena sedang flu atau takut anaknya terlalu gemuk.
Anda berpikir Ice cream membuat flu Anda semakin parah? Atau Anda menghindari Ice cream karena takut gemuk? Wah, kalau begitu Anda rugi sekali. Baca artikel ini sampai habis, karena Ice cream sangat baik untuk kesehatan Anda
Asal Ice cream
Ice cream dikenal sejak zaman Romawi, yaitu pada 400 tahun Sebelum Masehi. Produksi Ice cream secara komersial mulai dilakukan pada abad ke-18, menyusul ditemukannya mesin freezer pada tahun 1846. Pabrik Ice cream pertama dibangun di Baltimore, Amerika Serikat, pada tahun 1851.
Ice cream dapat dikatakan sebagai jenis hidangan paling populer di dunia. Pada tahun 2003, produksi Ice cream dunia mencapai lebih dari satu miliar liter dan dikonsumsi oleh miliaran konsumen per tahun.
Menurut Standar Nasional Indonesia, Ice cream adalah sejenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan tepung Ice cream atau campuran susu, lemak hewani maupun nabati, gula, dan dengan atau tanpa bahan makanan lain yang diizinkan. Di pasaran, Ice cream digolongkan atas kategori economy, good average dan deluxe.
Perbedaan utama dari ketiga jenis Ice cream tersebut terletak pada kandungan lemak susunya. Saat ini di pasaran juga dikenal Ice cream rendah lemak, yaitu Ice cream yang direduksi kandungan lemaknya per takaran saji. Reduksi yang dilakukan umumnya sebesar 25 hingga 50% dari jumlah normal. Jadi, kandungan lemak dalam Ice cream rendah lemak hanya sekitar 2-6%.
Manfaat Ice cream
1. Kandungan kalsium pada Ice cream bermanfaat untuk menjaga kepadatan massa tulang, pencegahan osteoporosis, kanker, serta hipertensi.
2. Bergizi tinggi dan tidak membuat gemuk
Ice cream memang mengandung lemak, terutama lemak jenuh. Hal itu menyebabkan banyak orang menghindari Ice cream karena takut gemuk. Padahal, kontribusi energi Ice cream per takaran saji (satu cangkir) hanya sekitar 10% dari total kebutuhan energi dan kontribusi lemaknya sekitar 15% dari total kebutuhan lemak per hari. Jumlah tersebut termasuk kecil, sehingga kurang pas jika Ice cream dituduh sebagai biang keladi penyebab kegemukan atau obesitas.
3. Tak Menyebabkan Pilek
Ice cream bukan penyebab batuk pilek. Sebab, ketika masuk ke mulut, Ice cream dengan segera akan meleleh. Pelelehan Ice cream dengan cepat dipacu oleh pengaruh suhu tubuh, sehingga saat Ice cream masuk ke kerongkongan suhunya sudah tidak sedingin air es.
4. Antitumor dan HIV
25%-30% kandungan Ice cream adalah susu. Susu tersusun dari Laktoferin, yang memiliki peran sebagai zat pertahanan tubuh non-spesifik terhadap patogen. Laktoferin juga memiliki aktivitas Antiviral, terutama terhadap cytomegalovirus, influenza, dan HIV.
Manis, lezat, bergizi tinggi pula. Apakah Anda masih ragu untuk makan Ice cream? Jangan lupa sajikan Ice cream sebagai kudapan sehat Anda. (untukku.com - benih.net.com)
Lihat juga:
Dim Sum
Sate
Dim Sum yang menyentuh Hati
Dim Sum adalah praktek kuliner yang dapat ditelusuri kembali ke asal Kanton kuno. Diterjemahkan sebagai "menyentuh hati," Dim Sum telah menjadi pilihan yang semakin populer untuk sarapan santai atau makan siang. Ditawarkan di banyak restoran Cina otentik, Dim Sum terdiri dari bagian kecil makanan khusus yang ditawarkan pada gerobak atau baki yang dibawa ke meja Anda dengan server. Keindahan Dim Sum adalah bahwa hal itu dapat dinikmati oleh semua orang, dari pertemuan intim antara dua, untuk kelompok yang lebih besar dari pengunjung. Dim Sum memberikan kesempatan untuk rasa dan sampel dari berbagai hidangan. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat pengalaman dim sum lebih nyaman untuk timer pertama.
Dim Sum Restaurant Seleksi
Jika baru untuk makan Dim Sum, pengunjung harus memeriksa dengan teman atau penduduk setempat yang sering Dim Sum perusahaan untuk rekomendasi. Memang benar bahwa tidak ada dua restoran dim sum yang persis sama. Diners yang makan Dim Sum secara teratur biasanya makan di beberapa lokasi, sering mengunjungi tempat favorit mereka lebih sering. Aturan umum, semakin ramai restoran-baik makanan, sering berlaku dalam kasus Dim Sum. Menawarkan beberapa restoran Dim Sum setiap hari sementara banyak tempat hanya menawarkan Dim Sum selama pagi khusus untuk jam sore pada akhir pekan. Restoran-restoran ini bisa sangat sibuk pada akhir pekan jadi bersiaplah untuk menunggu meja. Walaupun persembahan pokok dasar Dim Sum adalah sama di semua restoran, tempat masing-masing akan memiliki gaya yang unik persiapan. Selain itu, setiap lokasi Dim Sum bisa menawarkan hidangan khusus yang mungkin tidak ditemukan di tempat lain.
Dim Sum Pelayan
Karena server restoran ditugaskan untuk mendorong gerobak makanan dan membawa nampan untuk tabel yang berbeda, masing-masing tabel diberi pelayan dari yang minuman dan teh dapat dipesan. Setelah duduk, pelayan akan memperkenalkan dirinya dan mulai mengisi gelas meja dengan air. Pelayan juga dapat menjawab pertanyaan tentang harga dan membantu dengan wadah untuk mengepak sisa makanan (suite101 - Jacob Seykans).
Lihat juga:
Hanamasa
Soto
Dim Sum Restaurant Seleksi
Jika baru untuk makan Dim Sum, pengunjung harus memeriksa dengan teman atau penduduk setempat yang sering Dim Sum perusahaan untuk rekomendasi. Memang benar bahwa tidak ada dua restoran dim sum yang persis sama. Diners yang makan Dim Sum secara teratur biasanya makan di beberapa lokasi, sering mengunjungi tempat favorit mereka lebih sering. Aturan umum, semakin ramai restoran-baik makanan, sering berlaku dalam kasus Dim Sum. Menawarkan beberapa restoran Dim Sum setiap hari sementara banyak tempat hanya menawarkan Dim Sum selama pagi khusus untuk jam sore pada akhir pekan. Restoran-restoran ini bisa sangat sibuk pada akhir pekan jadi bersiaplah untuk menunggu meja. Walaupun persembahan pokok dasar Dim Sum adalah sama di semua restoran, tempat masing-masing akan memiliki gaya yang unik persiapan. Selain itu, setiap lokasi Dim Sum bisa menawarkan hidangan khusus yang mungkin tidak ditemukan di tempat lain.
Dim Sum Pelayan
Karena server restoran ditugaskan untuk mendorong gerobak makanan dan membawa nampan untuk tabel yang berbeda, masing-masing tabel diberi pelayan dari yang minuman dan teh dapat dipesan. Setelah duduk, pelayan akan memperkenalkan dirinya dan mulai mengisi gelas meja dengan air. Pelayan juga dapat menjawab pertanyaan tentang harga dan membantu dengan wadah untuk mengepak sisa makanan (suite101 - Jacob Seykans).
Lihat juga:
Hanamasa
Soto
Rabu, 10 November 2010
Choice of Dim Sum
As for the food part of the experience, the Dim Sum chefs' artistry and ingenuity is astounding, for some Dim Sum dishes seem to defy all the laws of physics and gravity. Even the standard shrimp dumpling—har gau—is a minor culinary miracle whereby a wafer-thin rice-flour wrapping cloaks a baby shrimp and some minced meat. The skin of rice-flour is so translucent that the ingredients can be clearly seen. Soup dumplings are another marvel of culinary engineering in which a portion of soup is magically sealed inside a gossamer skin, and steamed without a drop of leakage.
Although rice flour is a favorite wrapping for Dim Sum's tasty "small chow" snacks of mixed meats and vegetables, pure vegetable alternatives have enthusiastic fans, and not just among Buddhists and vegetarians. Try some of the beancurd rolls (chuk) to see why. Or experience the firm, flavor-filled pleasures of deep-fried taro vegetable puffs, woo kok.
Another favorite wrapping is the lotus leaf, particularly filled, as in ho yip fan, with steamed fried rice. Some meat Dim Sum are not hidden glories: see chiu ngau pak is a magical spicy dish of steamed tripe in black bean and chili sauce. Tripe is not everyone's favorite dish, and maybe you would prefer to ignore the chicken's feet and duck's webs that are favorite in Hong Kong.
Do not, however, pass up the chance to try Dim Sum desserts, which more than make up for the fact that Cantonese restaurant menus contain few sweet desserts. "Thousand-layer sweet cake with egg topping" (chien chang go), a piece of flaky sweetness; nor mai chi or coconut snowballs; or daan sarn, the crisp and sticky sweet cakes topped with almonds are all for the sweet-tooth.
There are many other standard Dim Sum selections. Trying them is one of Hong Kong's most rewarding and least expensive diversions. The amazing variety is proof yet again that Cantonese cooking is an art form. No wonder the Qing Dynasty emperor came south and visited a teahouse, to sample the new culinary institution of Dim Sum. Nowadays in Hong Kong and Guangdong Province, the expressions vum cha and Dim Sum are inseparable.
One solution to any problem of drinking tea and eating Dim Sum is to go to one of the Chinese restaurants in Hong Kong's major hotels during their Dim Sum service hours. These are usually at lunchtime and all day on Sundays and public holidays. One can make reservations and your party will be assured of a table to itself (neither of these facilities is available at most ordinary Dim Sum restaurants). There will also be a Dim Sum menu from which selections can be made. These will be brought from the Dim Sum cooks' kitchen area by attentive waiters and the whole experience will be a comfortable culinary delight. But it will not be anything like the yum cha that Hong Kong people know and love! (globalgourmet)
See also :
Steak
Sour Sally
Although rice flour is a favorite wrapping for Dim Sum's tasty "small chow" snacks of mixed meats and vegetables, pure vegetable alternatives have enthusiastic fans, and not just among Buddhists and vegetarians. Try some of the beancurd rolls (chuk) to see why. Or experience the firm, flavor-filled pleasures of deep-fried taro vegetable puffs, woo kok.
Another favorite wrapping is the lotus leaf, particularly filled, as in ho yip fan, with steamed fried rice. Some meat Dim Sum are not hidden glories: see chiu ngau pak is a magical spicy dish of steamed tripe in black bean and chili sauce. Tripe is not everyone's favorite dish, and maybe you would prefer to ignore the chicken's feet and duck's webs that are favorite in Hong Kong.
Do not, however, pass up the chance to try Dim Sum desserts, which more than make up for the fact that Cantonese restaurant menus contain few sweet desserts. "Thousand-layer sweet cake with egg topping" (chien chang go), a piece of flaky sweetness; nor mai chi or coconut snowballs; or daan sarn, the crisp and sticky sweet cakes topped with almonds are all for the sweet-tooth.
There are many other standard Dim Sum selections. Trying them is one of Hong Kong's most rewarding and least expensive diversions. The amazing variety is proof yet again that Cantonese cooking is an art form. No wonder the Qing Dynasty emperor came south and visited a teahouse, to sample the new culinary institution of Dim Sum. Nowadays in Hong Kong and Guangdong Province, the expressions vum cha and Dim Sum are inseparable.
One solution to any problem of drinking tea and eating Dim Sum is to go to one of the Chinese restaurants in Hong Kong's major hotels during their Dim Sum service hours. These are usually at lunchtime and all day on Sundays and public holidays. One can make reservations and your party will be assured of a table to itself (neither of these facilities is available at most ordinary Dim Sum restaurants). There will also be a Dim Sum menu from which selections can be made. These will be brought from the Dim Sum cooks' kitchen area by attentive waiters and the whole experience will be a comfortable culinary delight. But it will not be anything like the yum cha that Hong Kong people know and love! (globalgourmet)
See also :
Steak
Sour Sally
Puas Makan di Hanamasa Banget!
Hanamasa selalu jadi kesukaan gue! Beberapa minggu lalu, pas hari minggu, gue sama beberapa temen gue akhirnya bales dendam makan di Hanamasa Bekasi. tongue
Kita akhirnya ketemuan langsung disana. Gue yang emang udah agak lama nggak kesana, masih inget sama interiornya. Nggak banyak berubah sama beberapa tahun lalu. Mbaknya yang selalu pake kimono pun mempersilakan kita masuk.
Sampe meja, gue langsung bilang sama mbaknya "Dua-duanya dinyalain aja ya mbak" maksud gue, pemanggang sama buat syabu-syabunya itu. Dan begitu mbaknya sibuk nyalain, gue sama temen-temen gue mulai bergerilya tongue
Untuk rasa, nggak terlalu berbeda kok sama yang beberapa tahun lalu terakhir gue kesana. Masih tetep enak dan makin banyak jenisnya. Syabu-syabu nya gue suka, Yakiniku nya jadi favorit gue, cemilan-cemilan lainnya itu gue juga suka. bowl
Untuk minumannya, gue suka yang Thai Tea. Rasanya agak ngingetin gue sama Teh Tarik kalo di restoran Aceh gitu. Enaaakk lol
Dan untuk berbagai macam makanan yang tersedia disana, uang yang dikeluarkan kurang dari Rp. 100.000,- Sekitar 80 ribuan gitu deh. Dan itu udah bisa makan sampe perut hampir mau meledak lol
Pokonya gue sukaaa banget sama Hanamasa. Salah satu restoran all you can eat yang paling gue suka dari dulu banget! Puaaaaasss chopstick (id.openrice.com)
Langganan:
Postingan (Atom)
